
Bencana yang Pernah Singgah Ke Nusa Penida
Banjir Bandang artinya banjir besar yang datang dengan tiba-tiba dan mengalir deras menghanyutkan benda-benda besar (kayu dan sebagainya). Pengertian bencana banjir bandang juga disebut juga dengan air bah. Bencana ini biasa terjadi akibat curah hujan lebat dan dengan intensitas tinggi.
Nusa Penida, 13 Desember 2021 merupakan tahun terburuk dalam ingatan Masyarakat nusa penida. Dimana pada tahun itu, Nusa Penida dilanda banjir bandang, dilansir dari detik.com (https://news.detik.com/berita/d-5854802/banjir-bandang-nusa-penida-bali-crystal-bay-beach-6-desa-terdampak) ada sebanyak 6 desa yang terdampak oleh musibah itu, diantaranya Desa Suana, Desa Kutampi, Desa Batununggul, Desa Ped, Desa Batumadeg, Desa Sakti, dan Desa Lembongan. Kerugian ditafsir mencapai kurang lebih Rp 3.672.000.000 (miliar).
Dari cerita buruk itulah PMI Kabupaten Klungkung beserta jajarannya berkomitmen untuk membentuk dan memberikan bimbingan serta sosialisasi kepada Masyarakat Nusa Penida khususnya di Desa Batununggul dan Kampung Toyapakeh mengenai Kesiapsiagaan Bencana dan Pertolongan Pertama Dasar disertai praktek.
Kapan Kegiatan Itu Dilaksanakan?
Kegiatan sosialisasi tentang Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat ini dilaksanakan pada waktu dan tanggal yang berbeda. Pada tanggal 16 November 2023 kegiatan sosialisasi ini di laksanakan di Kampung Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida, dan pada tanggal 17 November 2023 di Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida. Acara ini dibuka langsung oleh Pengurus PMI Kabupaten Klungkung (Drs. Ngakan Made Mintu M.M).
Peserta dari masing-masing desa yang mengikuti sosialisasi kesiapsiagaan bencana ini sebanyak 30 orang. Antusias masyarakat yang mengikuti sosisalisasi ini sangatlah besar dan rasa keingin tahuan merekapun tinggi. Pada saat mengikuti praktek pertolongan pertama, masyarakat itupun bersungguh-sungguh dan sangat bersemangat. Selain materi dan praktek pertolongan pertama, ada pula materi kesiapsiagaan bencana dan kepalangmerahan yang di sampaikan saat itu


TUJUAN & HARAPAN
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada peserta tentang potensi bencana di Indonesia khususnya potensi bencana diwilayah pedesaan, kesiapsiagaan bencana bagi dunia usaha, wisata alam dan buatan. Selain itu peserta dibekali praktek Penanganan Evakuasi Banjir dan mekaniksme evakuasi dalam menangani bencana. Harapan dari kegiatan ini adalah para peserta Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana ini nantinya akan bertindak sebagai fasilitator, untuk menularkan atau mensosialisasikan pentingnya kesiapsiagaan dalam lingkungan sekitarnya. Tingginya potensi ancaman dan jumlah masyarakat yang terpapar risiko bencana, menyebabkan perlunya peningkatan kemampuan dan ketrampilan diri dan masyarakat secara terus menerus dalam menghadapi bencana.

