KLUNGKUNG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung bersama Unit Transfusi Darah (UTD) terus bergerak aktif dalam memupuk kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Pada Senin (25/5/2026), PMI Klungkung menggelar kegiatan Sosialisasi Donor Darah Sukarela yang menyasar sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Klungkung.
Salah satu sekolah yang menjadi fokus pelaksanaan kali ini adalah SMK Pariwisata Yapparindo Klungkung. Kegiatan yang berlangsung edukatif ini diikuti dengan antusias oleh 50 orang peserta yang terdiri dari siswa-siswi sekolah setempat.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan sekaligus upaya membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk mengenal lebih dekat proses donor darah, manfaat donor darah bagi kesehatan, hingga syarat-syarat yang perlu dipenuhi untuk menjadi pendonor.
Sebelum memasuki materi utama, Sekretaris PMI Kabupaten Klungkung, Drs. Ngakan Made Mintu, MM terlebih dahulu menyampaikan pemahaman singkat mengenai kebijakan serta peran PMI dalam kegiatan kemanusiaan. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para peserta untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan sejak usia muda melalui berbagai kegiatan positif, salah satunya donor darah sukarela.
Materi utama dalam kegiatan kali ini dibawakan langsung oleh Kepala UTD PMI Kabupaten Klungkung, dr. Komang Parwata, Sp.PK., SubSp.B.D.K.T. (K). Dalam penyampaiannya, narasumber memberikan edukasi secara interaktif sehingga para peserta dapat memahami pentingnya menjaga ketersediaan stok darah serta peran generasi muda dalam mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.
Selain memberikan pemahaman seputar donor darah, narasumber juga mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mulai menumbuhkan kesadaran serta keberanian dalam mendonorkan darahnya secara sukarela. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi sosialisasi.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tumbuh kesadaran sejak dini di kalangan generasi muda untuk aktif dalam kegiatan donor darah sukarela serta memiliki semangat kepedulian sosial terhadap sesama. Dengan keterlibatan generasi muda, diharapkan kebutuhan darah di Kabupaten Klungkung dapat terus terpenuhi dan kegiatan donor darah menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan kemanusiaan.
