
“Pentingnya Mengantisipasi Sebelum Terjadi”
Kita sering mendengar kata TSUNAMI. Kata tsunami adalah serapan dari bahasa Jepang (tsunami): tsu berarti pelabuhan, dan nami berarti gelombang. Tsunami adalah gelombang air besar yang diakibatkan oleh gangguan di dasar laut, seperti gempa bumi. Gangguan ini membentuk gelombang yang menyebar ke segala arah dengan kecepatan gelombang mencapai 600–900 km/jam. Awalnya gelombang tersebut memiliki amplitudo kecil (umumnya 30–60 cm) sehingga tidak terasa di laut lepas, tetapi amplitudonya membesar saat mendekati pantai. Saat mencapai pantai, tsunami kadang menghantam daratan berupa dinding air raksasa (terutama pada tsunami-tsunami besar), tetapi bentuk yang lebih umum adalah naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Kenaikan permukaan air dapat mencapai 15–30 meter, menyebabkan banjir dengan kecepatan arus hingga 90 km/jam, menjangkau beberapa kilometer dari pantai, dan menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang besar. Oleh sebab itulah PMI Kabupaten Klungkung mengadakan pengembangan dan pembinaan kepada masyarakat pesisir guna meningkatkan pengetahuan, ketrampilan serta kewaspadaan terhadap suatu bencana yang akan terjadi tanpa kita ketahui.
Selain memiliki hutan mangrove yang memiliki fungsi salah satunya sebagai barrier ketika ada tsunami dan penghambat abrasi pantai. Perlu adanya SDM atau (Sumber Dana Manusia) yang memiliki keterampilan dan mampu untuk meminimalisir korban dalam terjadinya suatu bencana. Terpilihnya Desa Jungutbatu ini karena termasuk desa pesisir di daaerah nusa lembongan untuk membantu tenaga medis dalam evakuasi atau memberikan pertolongan pada korban. Sulitnya fasilitas dan tenaga Kesehatan serta jalur evakuasi menuju rumah sakit yang sangat sulit untuk dilalui.
“Kegiatan Sosialisai Kesiapsiagaan Bencana”
PMI Kabupaten Klungkung berkolaborasi dengan masyarakat Desa Jungutbatu melaksanakan Kegiatan Sosialisai Kesiapsiagaan Bencana Berbaasis Masyarakat yang dilaksanakan pada Rabu, 15 November 2023, yang bertempat di kantor Desa Jungutbatu yang diikuti oleh 30 orang warga Desa Jungutbatu yang terdiri dari berbagai unsur salah satunya Babinsa, Babinkamtibnas, Aparat desa, Warga desa Jungutbatu dan lain-lain. Pembukaan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana ini dibuka oleh Pengurus PMI Kabupaten Klungkung (Drs. Ngakan Made Mintu M.M). Pada kesempatan ini, beliau mengatakan, “Dilakukannya kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membantu PMI dan tenaga medis lainnya dalam memberikan Pertolongan Pertama dalam suatu kejadian”
Adapun materi yang disampaikan yakni diantaranya :
- Kepalangmerahan meliputi Sejarah PMI, Landasan Hukum dan Organisasi PMI
- Kesiapsiagaan Bencana
- Pertolongan Pertama meliputi Basic First Aid dan CPR
- Praktek Pertolongan Pertama




I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.