Klungkung – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung kembali melaksanakan kegiatan Donor Darah Sukarela yang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, pada Jumat (7/8/2026) mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai.
Kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Klungkung sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah secara sukarela, teratur, dan berkelanjutan. Antusiasme masyarakat Desa Paksebali kembali terlihat melalui partisipasi aktif para pendonor yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya demi membantu sesama yang membutuhkan.
Dari kegiatan tersebut berhasil dihimpun sebanyak 19 kantong darah, yang terdiri atas 5 kantong golongan darah A, 6 kantong golongan darah B, 7 kantong golongan darah O, dan 1 kantong golongan darah AB. Seluruh kantong darah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya akan diproses di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Klungkung sebelum didistribusikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan pasien.
Seluruh proses donor darah berlangsung dengan lancar, mulai dari tahapan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga kesehatan PMI yang berpengalaman. Darah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya akan diproses di UDD PMI Kabupaten Klungkung sebelum didistribusikan kepada pasien yang membutuhkan sesuai prosedur yang berlaku.
PMI Kabupaten Klungkung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Paksebali atas komitmennya dalam rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah, serta kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sebagai pendonor. Kontribusi tersebut menjadi bentuk nyata semangat kemanusiaan yang sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Klungkung dan sekitarnya.
PMI Kabupaten Klungkung mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk terus mendonorkan darahnya secara rutin. Setetes darah yang disumbangkan tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan bagi sesama.
