KLUNGKUNG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung terus berkomitmen untuk memperluas jaringan pendonor darah sukarela, khususnya di kalangan generasi muda. Pada hari Kamis, 4 Juni 2026, PMI Kabupaten Klungkung kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Donor Darah Sukarela. Kali ini, kegiatan edukatif tersebut bertempat di SMK Negeri 1 Klungkung dan diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari siswa dan warga sekolah.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Markas PMI Kabupaten Klungkung. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan di wilayah Klungkung. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Klungkung, Sri Rejeki, S.Pd, M.Pd yang menyambut baik terpilihnya sekolah mereka sebagai wadah edukasi kemanusiaan ini. Sekretaris PMI Kabupaten Klungkung turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi ini.
Materi utama pada sosialisasi kali ini dibawakan secara interaktif oleh Staf PMI Kabupaten Klungkung, I Gede Irwan Santosa. Selaku narasumber, beliau mengupas tuntas berbagai hal krusial seputar donor darah, mulai dari pengertian dasar hingga perbedaan antara donor darah sukarela dan donor darah pengganti yang diperuntukkan bagi keluarga atau kerabat terdekat. Tidak hanya itu, para peserta juga diberikan pemahaman mendalam mengenai syarat-syarat menjadi pendonor, seperti ketentuan usia minimal, berat badan yang proporsional, kadar hemoglobin (Hb), hingga kondisi tekanan darah yang sehat.
Guna memotivasi peserta, narasumber turut meluruskan berbagai mitos yang salah dengan memaparkan dampak serta manfaat positif donor darah bagi kesehatan tubuh, mulai dari memperlancar sirkulasi darah hingga menurunkan risiko penyakit jantung. Di akhir pemaparannya, I Gede Irwan Santosa mengajak dan menggugah kesadaran seluruh peserta yang hadir untuk tidak ragu melangkah menjadi pahlawan kemanusiaan dengan hal kecil seperti donor darah. “Satu kantong darah yang kita berikan bisa menjadi penyambung nyawa bagi mereka yang sedang berjuang di ruang rumah sakit.” ujarnya.
Melalui kegiatan yang berlangsung dinamis ini, PMI Kabupaten Klungkung menaruh harapan besar terhadap para siswa SMKN 1 Klungkung. Sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini di kalangan generasi muda agar tidak hanya paham secara teori, tetapi juga aktif bergerak melakukan donor darah secara sukarela demi kemanusiaan. Dengan keterlibatan aktif generasi z dan milenial, stok darah aman di Kabupaten Klungkung diharapkan dapat terus terpenuhi.
