KLUNGKUNG – Ekstrakulikuler Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Wira SMA Negeri 2 Semarapura (SMADARA) hadir memberikan bantuan sosial kepada korban banjir di Dusun Kanginan, Desa Pesinggahan, Klungkung, Bali (19/09).

Bantuan diberikan kepada I Nyoman Sudira (46) dan keluarga yang menjadi korban setelah rumah mereka ambruk diterjang luapan air sungai akibat hujan deras yang mengguyur. Menurut pernyataan korban, kejadian berlansung sekitar pukul 03.00 WITA. Kepala Dusun (Kadus) Desa Pesinggahan, I Nyoman Suparta menyatakan tidak terjadi kerugian harta benda, hanya kerusakan pada struktur rumah.

“Walau ini musibah, tapi kami masih bersyukur karena hanya tempat tinggalnya saja yang mengalami kerugian, sisanya sudah berhasil diselamatkan oleh korban sebelum mengunggsi ke rumah saudara terdekatnya,” ungkap Nyoman Suparta.

Berkaca pada prinsip kemanusiaan, PMR WIRA SMADARA turut mendistribusikan bantuan berupa uang, kebutuhan primer seperti sembako, serta kebutuhan sekunder berupa pakaian bekas yang masih layak pakai. Ketua PMR WIRA SMADARA, Ida Ayu Diah Putri Permatasari menjelaskan bahwa bantuan tersebut datang dari guru-guru SMADARA dan anggota PMR.

“Ide pemberian bantuan awalnya datang dari proses diskusi antara perangkat inti dan pembina. Sebagai tindak lanjut, kami mendapatkan dukungan dari anggota PMR WIRA SMADARA, pembina, dan beberapa bapak ibu guru di sekolah,” jelas perempuan yang kerap disapa Dayu Putri.

Perjalanan menuju lokasi bukan tanpa halangan. Jalanan yang masih di balut rerumputan menjadikan alat transportasi yang dibawa tidak disarankan untuk masuk lebih dalam. Bahkan lokasi rumah korban yang berada jauh di dalam sehingga mempersulit akses. Sisa genteng yang bertebaran akibat banjir membuat jalanan semakin menantang. Kendati demikian, tantangan tersebut justru menambah semangat tim untuk menyampaikan bantuan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pembina PMR WIRA SMADARA, Ni Putu Lilik Wirayanti bersama 9 orang pengurus inti PMR dengan didampingi oleh kadus kanginan Desa Pesinggahan serta aparat desa pesinggahan lainnya. Wajah haru dan terima kasih tampak dari istri korban, Kadek Wati (49), yang menyambut kedatangan PMR WIRA SMADARA.

Diakhir kegiatan, Dayu Putri turut menyisipkan pesan tentang makna membantu sesama yang ia rasakan kepada khalayak umum. “Saya sadar bahwa dalam situasi seperti ini, menjadi kaya bukanlah solusi untuk berbagi, tapi niat dan keiklasan untuk menolong menjadi kunci untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan. Nominal adalah hal berikutnya setelah keiklasan hati untuk menolong sesama tumbuh,” paparnya dengan lembut. (ika)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *