Jumat, 13 September 2024 — Lapangan Puputan Klungkung menjadi saksi semangat dan keterampilan puluhan remaja dalam ajang Lomba Praktek Pertolongan Pertama yang diadakan oleh PMI Kabupaten Klungkung. Lomba ini merupakan bagian dari serangkaian acara dalam kompetisi “Cipta Karsa Remaja”, yang diikuti oleh Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira se-Kabupaten Klungkung.

Lomba PMR “Cipta Karsa Remaja” diselenggarakan dengan tujuan mengembangkan potensi, keterampilan, serta pengetahuan remaja dalam bidang kemanusiaan, khususnya dalam penanganan situasi darurat dan pertolongan pertama. Pada hari ini, Lomba Cipta Karsa Remaja cabang lomba Pertolongan Pertama dilaksanakan oleh PMR wira se-Kabupaten Klungkung. Dimana pada masing-masing unit sekolah wajib mengirimkan peserta berupa tim yang terdiri dari 3 (tiga) orang, baik putra ataupun putri dan campuran, serta berasal dari Unit PMR Sekolah yang sama.

Pada lomba pertolongan pertama ini, terdiri dari 2 tahapan yakni tahap tes tulis dan tahap praktek. Pada tahap tes tulis, peserta akan diberi waktu 30 menit untuk mengerjakan 50 soal secara beregu. Kemudian pada tahap praktek, peserta akan melakukan praktek Pertolongan Pertama sesuai dengan nomor undi masing-masing peserta.

Ajang ini tidak hanya mengasah kemampuan peserta dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas di antara mereka. Setiap tim berlomba untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menangani simulasi situasi kecelakaan, seperti cedera, patah tulang, hingga tindakan resusitasi jantung paru (CPR). Para juri menilai kecepatan, ketepatan, dan kerja sama tim dalam menangani setiap kasus yang disimulasikan.

“Saya senang bisa ikut lomba ini, bukan hanya karena bisa bersaing, tapi juga belajar lebih banyak tentang pentingnya pertolongan pertama di situasi nyata,” ungkap Ayu Sugiani, salah satu peserta dari PMR Wira SMA Pariwisata Saraswati Klungkung.

Selain lomba pertolongan pertama, rangkaian acara “Cipta Karsa Remaja” juga diisi dengan berbagai kegiatan kemanusiaan lain, seperti simulasi penanggulangan bencana dan edukasi kesehatan. Semua kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata bagi para remaja dalam situasi darurat dan kemanusiaan, sehingga mereka siap terjun langsung di masyarakat.

“Kalo untuk sasaran menang kalah itu kan hal yang umum di suatu perlombaan, jadi sasaran utamanya tentu bukan keinginan menang atau kalah. seperti yang kita lihat sekarang lombanya kan dilaksanakan di tempat terbuka, dan masyarakat pasti bakal penasaran dan menimbulkan ketertarikan masyarakat terhadap apa sih itu PMR apa sih itu PMI apa sih itu Pertolongan Pertama, dari sana pasti mereka datang untuk menyaksikan kegiatan tersebut, sehingga mereka tau bagaimana kalau patah tulang, yang awalnya dari ketertarikan, akan muncul rasa keingintahuan, sehingga ada rasa ingin mempelajari, jadi bisa dibilang sasaran utamanya seperti itu” ujar Dayu Putri selaku panitia inti.

Lomba PMR ini diharapkan dapat menjadi ajang tahunan untuk terus membina dan mengembangkan kemampuan remaja dalam bidang kemanusiaan. Dengan pelaksanaan yang sukses ini, PMI Klungkung berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

7 thoughts on “PMI Klungkung Gelar Lomba Praktek Pertolongan Pertama: PMR Cipta Karsa Remaja 2024”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *