Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Klungkung telah menggelar acara perlombaan “Cipta Karsa Remaja”. Acara tersebut berlangsung Kamis, 12-  13 September 2024 (untuk perlombaan PMR Madya dan Wira) sampai dengan 14 September 2024 (jalan santai dan pengumuman hasil kejuaraan) yang berlokasi di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya. Acara pembukaan disambut oleh Bapak Bupati Klungkung dan Drs. I Gusti Ketut Kaler M.Pd selaku ketua panitia.

Adapun perlombaan yang diselenggarakan yakni: Lomba Cerdas Cermat (LCC), Tutor Sebaya, Jurnalistik, dan Pertolongan Pertama (PP). Pertolongan Pertama (PP) adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit/cedera/kecelakaan yang membutuhkan penanganan medis dasar.

Menurut salah satu panitia (Mariasih) “tujuan diadakannya lomba untuk melatih disetiap Unit PMR Madya atau Wira di masing – masing sekolah agar dapat memberikan pertolongan pertama dengan lebih cepat, tepat, dan bener dalam situasi darurat”.

Dalam kegiatan perlombaan ini diikuti oleh anggota Unit PMR Madya dan anggota PMR Wira dari masing-masing Unit PMR sekolah. Peserta berupa tim yang terdiri dari 3 (tiga) orang, baik putra ataupun putri dan campuran yang berasal dari Unit PMR Sekolah yang sama.

Rasa semangat yang dirasakan oleh para peserta Pertolongan Pertama sangat terlihat. “perasaan saya sangat semangat dan tidak sabar untuk mengikuti perlombaan Pertolongan Pertama dan juga tidak sabar melihat hasil kejuaraan” ujar (Bintang) selaku peserta lomba Pertolongan Pertama

Dalam perlombaan Pertolongan Pertama (PP) terdiri dari 2 (dua) tahap yaitu Tahap Tes Tulis dan Tahap Praktek. Pada Tes Tulis, peserta akan menjawab 50 soal pilihan ganda dengan waktu 30 menit secara beregu. Pada Tahap Praktek, peserta akan melakukan praktek Pertolongan Pertama sesuai dengan nomor undi peserta dengan kasus yang sama, penilaian berakhir jika waktu yang ditentukan telah habis atau peserta menyatakan “penanganan telah selesai”.

 

Masing – masing tim disediakan waktu dengan ketentuan 3 (tiga) menit untuk pengambilan alat dan 15 (menit) untuk praktek Pertolongan Pertama. Pada saat perlombaan Pertolongan Pertama diawasi oleh panitia dan korban telah disiapkan oleh panitia. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Agar PMR di Kabupaten Klungkung lebih meninggkat dan lebih banyak pengetahuan tentang Pertolongan Pertama dan juga meninggkatkan rasa kemanusian, jadi tidak hanya sekedar untuk mencari juara dan pemenang tapi menumbuhkan rasa solidaritas, saling merangkul, mengerti dan paham bagaimana letak pengetahuan kita tentang Kepalang Merahan, ada rasa yang ingin lebih tau untuk meningkatkan rasa pengetahuan PMR, Kepalang Merahan, dan Pertolongan Pertama” harapan salah satu panitia (I Gede Wisara Asta).

Kelancaran, keseruan, dan ketegangan kegiatan perlombaan Cipta Karsa Remaja yang diadakan oleh Palang Merah Remaja (PMI) kabupaten Klungkung sangatlah terlihat. Didukung dengan situasi dan kondisi yang sangat mendukung dengan keadaan cerah yang membuat acara lebih lancar.

Dengan  peserta yang memiliki latar belakang dan minat terhadap PMR diharapkan perlombaan “Cipta Karsa Remaja” ini dapat menambah pengetahuan dan rasa kemanusian yang lebih tinggi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *