Dalam rangka menggali Cipta Karsa Remaja PMR Madya dan PMR Wira, PMI Kabupaten Klungkung mengadakan lomba PMR (Cipta, Karsa, Remaja) yang bertema “Cerdas, Peduli, Responsif, dan Menginspirasi”. Makna dari tema ini mencerminkan keempat lomba utama PMR, yakni lomba Cerdas Cermat, lomba Tutor Sebaya, lomba Pertolongan Pertama, dan lomba Jurnalistik Remaja.Tujuan tema ini adalah untuk menciptakan lingkungan lomba yang holistik,mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan perkembangan pribadi di dalam setiap krgiatan. Kegiatan perlombaan dibuka secara resmi dengan pemukulan gong pada hari Kamis, 12 September 2024. Setelah pembukaan tersebut, perlombaan dimulai dengan rangkaian lomba yang mencakup lomba Cerdas Cermat, lomba Tutor Sebaya, lomba Pertolongan Pertama, dan lomba Jurnalistik Remaja.Acara ini dilaksanakan di Balai Budaya I Dewa Agung Istri kanya dan Lapangan I Dewa Agung Jambe.


Sebagai bagian dari tim Jurnalistik Spentripura, kami berkesempatan untuk mewawancarai dua peserta lomba Tutor Sebaya, Anin dan Reyza. Mereka berbagi pemikiran tentang peran Tutor Sebaya dan bagaimana mereka memahami konsep ini dalam perlombaan.Pengertian dan fungsi Tutor Sebaya menurut Anin dan Reyza dalam wawancara yang kami lakukan yaitu:

Tutor Sebaya, seperti yang sudah dijelaskan oleh Anin dan Reyza, bukan hanya sekedar mempresentasikan suatu ilmu.Seorang Tutor Sebya adalah seseorang yang memiliki talenta, pengetahuan, atau keterampilan yang lebih. Tujuan utamanya adalah menyebarkan informasi dan membuat audiens atau teman sebayanya merasa lebih paham dengan materi yang disampaikan. Tutor Sebaya bukan hanya tentang keunggulan dalam penguasaan materi. Keberhasilan seorang Tutor  Sebaya terletak pada kemampuannya untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, dan membuat teman sebayanya lebih percaya diri dalam memahami materi.Tutor Sebaya berfungsi tidak hanya sebagai motivator, yang membantu teman-temannya merasa lebih siap dan mampu menghadapi tantangan di lapangan.    

Menjadi Tutor Sebaya yang efektif memerlukan sejumlah keterampilan. Selain memahami materi, Tutor Sebaya juga harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik.

  1. Kemampuan Komunikasi:

Tutor Sebaya harus mampu menjelaskan konsep-konsep yang sulit dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti. 

  1. Kemampuan Mendengarkan:

Selain berbicara, seorang Tutor Sebaya juga harus pandai mendengarkan. Ini penting agar mereka bisa memahami kesulitan atau kebingungan.

  3. Kreativitas dalam Penyampaian Materi:

Seorang Tutor Sebaya harus mampu menggunakan metode yang kreatif untuk menarik perhatian audiens.

Kesimpulan tentang Tutor Sebaya:

Peran Tutor Sebaya dalam kegiatan PMR bukan hanya penting dalam perlombaan,tetapi juga sebagai keterampilan dan pengetahuan di kalangan remaja Tutor Sebaya membantu membangun rasa solidaritas,tanggung jawab, dan kemandirian, serta menciptakan suasana belajar yang saling mendukung.keterampilan yang diajarkan melalui model pembelajaran ini yang termasuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerjasama yang akan sangat berharga bagi remaja dalam menghadapi tantangan masa depan.Para peserta, termasuk Anin dan Reyza, tidak hanya menjadi teladan bagi teman-temannya, tetapi juga menjadi agen perubahan yang siap menginspirasi lingkungan mereka dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan.                                                  

2 thoughts on “Kreativitas Remaja Tutor Sebaya, Dalam Mengembangkan Pengetahuan Dan Keterampilan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *