SEMARAPURA – Sabtu, 28 Februari 2026, suasana ruang kelas SMK TI Bali Global Klungkung tampak berbeda dari biasanya. Sebanyak 21 anggota PMR Wira sekolah setempat berkumpul dengan antusias untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler rutin yang kali ini menghadirkan narasumber spesial dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung.

Hadir sebagai pemateri adalah Sutrisno, Staf Divisi Pendidikan dan Latihan PMI Kabupaten Klungkung. Dalam sesi tersebut, beliau memaparkan materi mengenai dasar-dasar Pertolongan Pertama (PP) yang wajib dikuasai oleh setiap relawan muda.

Sutrisno menekankan bahwa menjadi anggota PMR tidak cukup hanya dengan menghafal teori. Oleh karena itu, di sela-sela pemaparan materi, beliau menyelipkan sesi praktik langsung. Para peserta diajak mensimulasikan berbagai skenario penanganan cedera, salah satunya adalah teknik pembalutan luka. “Dengan praktik, para anggota mendapatkan bayangan nyata tentang apa yang harus dilakukan saat situasi darurat terjadi. Refleks yang cepat lahir dari latihan yang berulang,” ujar Sutrisno di sela-sela kegiatannya.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta ini bukan sekadar pengisi waktu luang. Ada visi besar di balik pelatihan intensif ini, yakni:

  • Meningkatkan Kapasitas Diri: Membekali anggota PMR Wira dengan keterampilan medis dasar yang akurat dan sesuai prosedur.
  • Kesiapsiagaan Sekolah: Membentuk tim yang siap menjadi “first responder” atau penolong pertama jika terjadi kecelakaan atau keadaan darurat di lingkungan sekolah.
  • Menanamkan Jiwa Kemanusiaan: Memperkuat karakter relawan muda agar memiliki empati dan kepercayaan diri dalam menolong sesama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PMR Wira SMK TI Bali Global Klungkung tidak hanya menjadi pengamat, tetapi menjadi penggerak aksi kemanusiaan yang kompeten dan responsif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *