Badung – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung mengirimkan dua orang staf sebagai perwakilan untuk mengikuti kegiatan Lokalatih Pemanfaatan Prakiraan Cuaca MOSAIC (Masyarakat Indonesia Sadar Iklim dan Cuaca). Selain itu, satu orang pengurus PMI Kabupaten Klungkung turut menghadiri kegiatan tersebut. Lokalatih ini dilaksanakan di PrimeBiz Hotel Kuta dan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 9 hingga 13 Februari 2025.

Kegiatan lokalatih ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PMI di Provinsi Bali serta para pemangku kepentingan terkait dalam pemanfaatan prakiraan cuaca berbasis MOSAIC. Pemanfaatan informasi cuaca dan iklim ini diharapkan dapat mendukung kesiapsiagaan serta pengurangan risiko bencana berbasis cuaca dan iklim di wilayah Provinsi Bali.

Pada hari pertama pelaksanaan, para peserta mendapatkan pemahaman awal melalui sejumlah materi penting. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait kebencanaan, khususnya yang mengacu pada Peraturan BNPB Nomor 2 yang dibawakan oleh bapak Ida Bagus Gede Widnyana Putra dari BPBD Provinsi Bali, materi manajemen keposkoan PMI yang dibawakan oleh bapak kepala markas PMI Provinsi Bali Bapak Budi Suharjo, serta pengantar pelatihan yang dibawakan oleh bapak Ketut Suardana sebagai dasar pemahaman rangkaian kegiatan selama lima hari ke depan.

Kegiatan hari pertama berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta diskusi yang menjadi dasar penting dalam memahami peran prakiraan cuaca sebagai bagian dari sistem kesiapsiagaan bencana.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan lokalatih ini, PMI Kabupaten Klungkung berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam perencanaan kegiatan kebencanaan serta ditindaklanjuti melalui diseminasi informasi kepada relawan dan pemangku kepentingan di tingkat kabupaten.

Partisipasi aktif dalam lokalatih ini juga menegaskan komitmen PMI Kabupaten Klungkung untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan risiko bencana berbasis cuaca, demi pelayanan kemanusiaan yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *