oppo_2

Sutrisno

PMI Kabupaten Klungkung

Jumat, 28 Juni 2024

IMG_20240626_101019

Pelatihan Bahasa Isyarat (Foto: Tim PMI Provinsi Bali)

Keikutsertaan PMI Kabupaten Klungkung dalam Pelatihan Bahasa Isyarat

Denpasar, 26 Juni 2024 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung berpartisipasi aktif dalam pelatihan bahasa isyarat yang diselenggarakan bagi Sumber Daya Manusia (SDM) PMI se-Bali dan para pemangku kepentingan. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kemampuan komunikasi dan inklusivitas, terutama dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Kegiatan ini diadakan di Hotel Puri Ayu, Denpasar, pada tanggal 26 hingga 29 Juni 2024, dan didukung oleh kemitraan antara Australia dan Indonesia untuk Manajemen Risiko Bencana.

Acara pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Ketua PMI Provinsi Bali, Bapak I Gusti Bagus Alit Putra,SH.,S.Sos,M.Si. Sebelumnya, Kepala Markas PMI Provinsi Bali, Bapak Budi Suharjo, menyampaikan laporan sebagai Ketua Panitia. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi SDM PMI dengan keterampilan dasar bahasa isyarat, serta menjalin komunikasi dan bersosialisasi dengan kelompok disabilitas.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah melatih pengurus, staf, dan relawan PMI se-Bali, serta pemangku kepentingan lainnya, dalam keterampilan bahasa isyarat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan agen perubahan yang mampu membantu menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan semua lapisan masyarakat.

Indikator keberhasilan pelatihan ini mencakup pelaksanaan yang tepat waktu dengan kehadiran seluruh peserta yang direncanakan, penyampaian materi secara lengkap, dan keterlibatan aktif peserta, termasuk peserta perempuan dan mereka yang memiliki disabilitas. Hasil akhir yang diharapkan adalah peningkatan kualitas pelayanan PMI, peningkatan kesadaran akan pentingnya inklusivitas, serta pengurangan kerentanan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

PMI Kabupaten Klungkung diwakili oleh dua peserta yang bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berharap dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan di wilayah mereka.

Pelatihan ini menggunakan metode presentasi interaktif, peragaan (role play), praktik, dan simulasi, dengan materi yang mencakup Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI). Fasilitator terdiri dari tujuh orang, termasuk tiga dari internal PMI Provinsi Bali dan empat narasumber ahli dari luar.

Dengan keikutsertaan dalam pelatihan ini, PMI Kabupaten Klungkung menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat dan bencana, serta memastikan bahwa seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan pelayanan yang memadai dan inklusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *